By / 3rd November, 2016 / Places of Interest / 1 Comment

SUKU TENGGER

Suku Tengger adalah suku yang mendiami lereng – lereng Gunung Bromo, wilayah adat suku tengger di bagi menjadi 2, yaitu  Sabrang Kulon ( bagian barat ) yang diwakili oleh Desa Tosari Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan. dan Sabrang Wetan ( bagian Timur ) yang diwakili oleh Desa Ngadisari,Wonotoro dan Jetak, kecamatan Sukapura Kbupaten Probolinggo. Adapun komunitas masyarakat Tengger antra lain :

Kabupaten Probolinggo :

  • Desa Cemorolawang
  • Desa Ngadisari
  • Desa Jetak
  • Desa Wonokerso
  • Desa Ledokombo
  • Desa Pandansari

Kabupaten Pasuruan :

  • Desa Tosari
  • Desa Baledono
  • Desa Sedaeng
  • Desa Wonokitri
  • Desa Ngadiwono
  • Desa Kandang
  • Desa Mororejo
  • Desa Ngadirejo
  • Desa Ledok Pring

Kabupaten Malang :

  • Desa Ngadas, Kec. Poncokusumo, malang.

Kabupaten Lumajang :

  • Desa Ranupani, Kec. Senduro, Lumajang.

Mayoritas penduduk suku Tengger berprofesi sebagai petani, ladang penduduk berada di lereng – lereng dan puncak Pegunungan ataupun Perbukitan, Alat – alat yang digunakan sangat sederhana seperti Cangkul,sabit dll. hasil pertanian berupa sayur – sayuran seperti Wortel, bawang prei, kentang dll adalah penyokong kehidupan masyarakat tengger. masyarakat Tengger dikenal sebagai masyarakat yang ulet dan pekerja keras baik Laki – laki maupun perempuan, hanya sebagian penduduk yang berprofesi sebagai PNS,penyedia dan jasa.

bromo-tengger-1

Sebuah keadaan yang menarik,dalam satu desa masyarakatnya mengenal 2 pemimpin yaitu Kepala Adat ( Dukun ) dan Kepala Desa ( Petinggi ), namun secara Formal pemerintahan satu desa dipimpin oleh Petinggi. meskipun demikian, dalam satu desa tidak pernah terjadi Dualisme kepemimpinan. Petinggi ditempatkan sebagai pemimpin administratif Desa dan Dukun ditempatkan sebagai pemimpin spritual bagi masyarakatnya. Pemilihan Kepala Desa ( Petinggi ) dilakukan secara demokratis, sedangkan pemilihan Dukun dilakukan dengan berbagai tahapan yang dilakukan di Poten di Gunung Bromo. ada sebuah ujian yang disebut Mulunen, yaitu ujian dimana sang calon dukun diharuskan membaca mantra tanpa terputus ataupun lupa.

kasada-7

Tak hanya disuguhkan pemandangan alam yang begitu indah ketika berkunjung Ke Gunung Bromo, tetapi dinamika kehidupan masyaralat suku Tengger yang unik. Di jaman modern sekarang ini, tradisi – tradis adat suku Tengger masih terus terjaga dan dilestarikan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing maupun lokal.

 

 


1 Comment

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.